Lewati ke konten

Stok & SKU

Cara Mencegah Oversell di Shopee & TikTok Shop

Oversell terjadi saat barang terakhir terjual di dua marketplace sekaligus. Kenali penyebabnya, dampaknya ke performa toko, dan tujuh cara praktis mencegahnya.

Tim Ospro6 menit baca

Daftar isi

Pukul 14.02, rak bumbu terakhir di gudang terjual di Shopee. Tiga menit kemudian, barang yang sama terjual lagi di TikTok Shop — karena stok di sana masih tertulis satu. Salah satu pesanan harus dibatalkan.

Kejadian seperti ini disebut oversell, dan hampir setiap seller yang berjualan di lebih dari satu marketplace pernah mengalaminya. Kabar baiknya, oversell bukan nasib. Ia punya penyebab yang bisa ditebak, dan sebagian besar bisa dicegah dengan kebiasaan kerja yang tepat.

Apa itu oversell#

Oversell adalah keadaan ketika jumlah barang yang terjual melebihi stok yang benar-benar ada. Pada seller multi-channel, penyebabnya hampir selalu sama: satu stok fisik dipajang di beberapa toko dengan angka yang tidak sinkron. Setiap marketplace hanya tahu angka yang terakhir kamu masukkan ke sana — ia tidak tahu bahwa barang yang sama baru saja laku di tempat lain.

Kenapa oversell terjadi#

Hampir semua kasus oversell berasal dari satu atau beberapa hal berikut.

  1. Stok dicatat di beberapa tempat. Ada angka di Seller Center Shopee, angka di TikTok Shop, dan angka di spreadsheet gudang. Ketiganya diperbarui oleh orang dan di waktu yang berbeda.

  2. Pembaruan stok terlambat. Kalau stok di marketplace hanya diperbarui sekali sehari, selama berjam-jam angka di sana adalah angka kemarin.

  3. Lonjakan penjualan. Flash sale, kampanye tanggal kembar, atau siaran langsung bisa menghabiskan stok dalam hitungan menit — jauh lebih cepat daripada siapa pun sempat memperbarui angka.

  4. Paket dan bundel. Satu paket "Lunch Box + Botol Minum" memakai stok dua barang. Kalau paket punya stok sendiri di marketplace, angka komponennya mudah lupa ikut dikurangi.

  5. Barang rusak, retur, dan salah hitung. Barang cacat yang disisihkan, retur yang belum dicek, atau stok fisik yang memang berbeda dari catatan membuat angka sistem lebih besar daripada isi rak.

Dampaknya lebih dari satu pesanan batal#

Oversell terlihat sepele — cukup batalkan satu pesanan. Tapi marketplace mencatat pembatalan karena stok habis sebagai kesalahan penjual:

  • Di Shopee, pesanan yang dibatalkan penjual dihitung dalam Tingkat Pesanan Tidak Terselesaikan, salah satu ukuran di menu Kesehatan Toko. Menurut Pusat Edukasi Penjual Shopee, performa penyelesaian pesanan yang buruk ikut memengaruhi penilaian toko dan metrik lain seperti kunjungan dan konversi.

  • Di TikTok Shop, pembatalan karena stok habis masuk ke Tingkat Pembatalan karena Kesalahan Penjual (SFCR). Kebijakan evaluasi performa penjual TikTok Shop menyebut pelanggaran metrik ini bisa mengurangi poin kesehatan akun, yang pada titik tertentu berujung pembatasan toko.

Belum lagi biaya yang tidak terlihat: ongkos iklan yang sudah keluar untuk pesanan itu, waktu admin untuk meminta maaf, dan pembeli yang tidak kembali.

Tujuh cara mencegah oversell#

1. Tetapkan satu sumber kebenaran untuk stok#

Langkah paling penting justru bukan soal alat, melainkan keputusan: stok yang benar hanya ada di satu tempat. Angka di Seller Center adalah salinan dari tempat itu, bukan sebaliknya. Semua barang masuk, pesanan, retur, dan koreksi dicatat di sumber yang sama, lalu angka di setiap marketplace diperbarui dari sana.

Selama setiap marketplace punya "stoknya sendiri", kamu akan terus mencocokkan tiga angka yang tak pernah sepakat.

2. Pakai SKU yang konsisten#

Sumber kebenaran hanya bisa bekerja kalau setiap listing di marketplace bisa dipetakan ke barang yang tepat. Gunakan kode SKU yang sama untuk barang yang sama di semua toko, atau setidaknya catat pemetaannya. Panduan lengkapnya ada di artikel cara membuat kode SKU untuk online shop.

3. Kurangi stok saat pesanan masuk, bukan saat dikemas#

Banyak gudang baru mengurangi stok ketika barang sudah dikemas, padahal pesanan yang belum dikemas sudah "memesan" barang itu. Biasakan memotong stok segera setelah pesanan diterima — misalnya setiap kali rekap pesanan dilakukan — supaya angka yang kamu kirim ke marketplace sudah memperhitungkan pesanan yang masih antre.

4. Sisakan stok penyangga untuk barang yang laku cepat#

Stok penyangga (buffer) adalah sebagian stok yang sengaja tidak ditampilkan di marketplace. Tujuannya menyerap penjualan yang terjadi di antara dua kali pembaruan stok.

Cara menghitungnya sederhana:

Stok penyangga ≈ rata-rata penjualan per jam × jeda pembaruan stok (jam)

BarangTerjual per hariPer jam (10 jam buka)Jeda pembaruanStok penyangga
Botol Minum 1L4043 jam12
Rak Bumbu Putar60,63 jam2
Tumbler Kopi 500ml10,13 jam0

Kalau stok Botol Minum di gudang 50, tampilkan sekitar 38 di marketplace. Naikkan penyangga saat promo atau siaran langsung, dan turunkan kembali sesudahnya. Barang yang jarang laku tidak perlu penyangga — menyembunyikan stoknya justru mengurangi peluang terjual.

5. Jadwalkan pembaruan stok ke semua marketplace#

Tentukan ritme yang sesuai volume pesananmu, misalnya setiap pagi dan sore, lalu patuhi. Tak perlu memperbarui satu per satu: Shopee dan TikTok Shop sama-sama punya fitur perbarui massal lewat file (di Shopee: Produk Saya → Pembaruan Massal; di TikTok Shop: Kelola Produk → Edit Massal). Unduh templatenya, isi kolom stok dari sumber kebenaranmu, lalu unggah kembali.

Semakin pendek jeda pembaruan, semakin kecil stok penyangga yang kamu butuhkan.

6. Perlakukan paket sebagai komponen#

Jangan memberi paket stok sendiri yang terpisah dari isinya. Catat paket sebagai daftar komponen — "Paket Bekal = 1 Lunch Box + 1 Botol Minum" — sehingga setiap paket yang terjual mengurangi stok kedua komponennya. Stok paket yang ditampilkan di marketplace mengikuti komponen yang paling sedikit.

7. Catat retur dan barang rusak, lalu hitung fisik secara berkala#

Barang retur baru boleh kembali ke stok setelah dicek layak jual. Barang rusak dikeluarkan dari stok dengan catatan alasannya. Lalu, setidaknya sebulan sekali, hitung stok fisik barang-barang yang paling laku dan bandingkan dengan catatan. Selisih yang ditemukan lebih awal jauh lebih murah daripada selisih yang ditemukan pembeli.

Kalau oversell sudah terlanjur terjadi#

  1. Hubungi pembeli secepatnya lewat chat marketplace. Jelaskan dengan jujur dan tawarkan pilihan: varian lain, barang pengganti, atau perkiraan tanggal kirim bila restok sudah pasti.

  2. Batalkan hanya bila pembeli tak bisa dilayani. Pilih alasan pembatalan yang sesuai keadaan sebenarnya.

  3. Perbarui stok di semua marketplace sebelum pesanan berikutnya masuk.

  4. Cari sumbernya. Apakah karena jeda pembaruan, SKU yang salah peta, atau stok fisik yang selisih? Perbaiki penyebabnya, bukan hanya angkanya.

Ringkasan#

  • Satu stok fisik harus punya satu sumber kebenaran; angka di marketplace hanyalah salinannya.

  • SKU yang konsisten membuat setiap pesanan memotong barang yang tepat.

  • Potong stok saat pesanan masuk, sisakan stok penyangga untuk barang yang laku cepat, dan jadwalkan pembaruan ke semua marketplace.

  • Paket dicatat sebagai komponen, retur dan barang rusak dicatat, stok fisik dihitung berkala.

Mencegah oversell dengan Ospro#

Di Ospro, stok setiap barang adalah satu saldo yang dipakai bersama oleh Shopee, TikTok Shop, dan penjualan lain. Pesanan yang kamu impor dari file Seller Center lalu kamu posting memotong saldo itu — dan posting yang akan membuat stok minus ditolak dengan pesan seperti "Stok Rak Bumbu Putar (RB-PT) tinggal 1, butuh 2.", sebelum ada barang yang dikemas. Paket bisa dipetakan ke komponennya, dan Ospro mengisi kolom stok di template perbarui massal Seller Center dari saldo terbaru.

Satu hal yang perlu kamu tahu: Ospro belum tersambung otomatis ke marketplace lewat API. Template yang sudah diisi tetap kamu unggah sendiri ke Seller Center, jadi jadwal pembaruan dan stok penyangga di atas tetap berlaku. Rinciannya ada di halaman stok multi-channel.

Praktikkan di Ospro

Jaga satu saldo stok untuk semua marketplace-mu.

Daftar pakai email dan langsung coba dengan file ekspor pesanan dari Seller Center — gratis selama masa akses awal.

Tanya-jawab

Pertanyaan seputar topik ini

Apakah oversell bisa terjadi walau stok di Seller Center sudah diperbarui tadi pagi?

Bisa. Stok di Seller Center benar hanya pada saat diperbarui. Setiap pesanan yang masuk di marketplace lain sesudahnya membuat angka itu kembali melenceng sampai pembaruan berikutnya — karena itu jeda pembaruan dan stok penyangga sama pentingnya dengan ketelitian.

Berapa stok penyangga yang ideal?

Tidak ada angka tunggal. Patokan praktisnya adalah rata-rata penjualan barang itu selama jeda antar pembaruan stok, dinaikkan saat promo atau siaran langsung. Barang yang lambat laku bisa tanpa penyangga sama sekali.

Lebih baik membatalkan pesanan atau menunda pengiriman saat stok kurang?

Hubungi pembeli lebih dulu dan tawarkan pilihan yang jujur, misalnya varian lain atau perkiraan tanggal kirim. Menunda tanpa kabar biasanya berakhir lebih buruk — pesanan terlambat kirim juga tercatat di performa toko.

Bacaan lanjutan

Semua artikel Academy

Coba sendiri

Daftar, buat usaha, lalu impor file pesanan pertamamu.

Daftar pakai email, tanpa kartu kredit. Ospro bisa dipakai gratis selama masa akses awal — cukup siapkan file ekspor pesanan dari Seller Center.