Cara Membuat Kode SKU Online Shop (dengan Contoh)
SKU yang rapi membuat stok dan rekap pesanan di banyak marketplace lebih mudah. Ini cara membuat kode SKU, contohnya, dan cara memetakan variasi serta paket.
Tim Ospro7 menit baca
Daftar isi
Di Shopee, botol minum hitam ukuran satu liter tercatat dengan kode BTL-HITAM-1L. Di TikTok Shop, barang yang sama berkode botolminum1lt. Di spreadsheet gudang, namanya "Botol 1 Liter (hitam)". Tiga nama untuk satu barang — dan setiap kali pesanan direkap, seseorang harus menebak bahwa ketiganya adalah hal yang sama.
Masalah seperti ini selesai dengan satu kebiasaan sederhana: memberi setiap barang satu kode SKU yang sama di mana pun. Artikel ini menjelaskan apa itu SKU, cara membuat kode yang tahan lama, dan cara menangani variasi serta paket.
Apa itu SKU#
SKU (Stock Keeping Unit) adalah kode unik untuk setiap barang yang kamu simpan dan jual. Kata kuncinya setiap barang yang berbeda di rak: botol minum hitam dan botol minum putih adalah dua SKU, karena stoknya dihitung terpisah — kamu bisa kehabisan yang hitam sementara yang putih masih banyak.
SKU sering tertukar dengan dua kode lain:
ID produk marketplace dibuat oleh Shopee atau TikTok Shop, berbeda di setiap toko, dan tidak bisa kamu atur. Kode ini milik marketplace, bukan milikmu.
Barcode (misalnya EAN) biasanya berasal dari produsen dan dipakai untuk dipindai. Tidak semua barang punya barcode, dan barang buatanmu sendiri tak punya sama sekali.
SKU adalah satu-satunya kode yang sepenuhnya kamu kendalikan — karena itu ia yang paling pantas menjadi kunci penghubung semua catatanmu.
Kenapa SKU penting untuk seller multi-channel#
File ekspor pesanan dari kedua marketplace sama-sama membawa kolom SKU: di file Shopee ada kolom seperti Nomor Referensi SKU dan SKU Induk, sedangkan file TikTok Shop membawa kolom Seller SKU. Kolom-kolom inilah yang menghubungkan setiap baris pesanan dengan barang di gudangmu.
Kalau SKU-nya rapi dan seragam:
Rekap pesanan dari dua marketplace bisa langsung digabung dan dijumlahkan per barang.
Stok bisa dipotong dari satu saldo yang sama, apa pun marketplace asalnya — fondasi untuk mencegah oversell.
Pembaruan stok massal ke Seller Center bisa diisi berdasarkan kode, bukan berdasarkan nama yang mudah salah eja.
Kalau SKU-nya kosong atau berbeda-beda, semua pekerjaan itu kembali menjadi pekerjaan mencocokkan nama secara manual.
Anatomi kode SKU yang baik#
Kode SKU yang baik bisa dibaca manusia dan tetap unik saat barangmu bertambah. Pola yang paling mudah dipakai:
KATEGORI/MODEL – UKURAN atau TIPE – VARIAN
Contoh untuk toko perlengkapan dapur fiktif bernama Dapur Rapi:
| Barang | Varian | SKU |
|---|---|---|
| Botol Minum 1L | Hitam | BM-1L-HTM |
| Botol Minum 1L | Putih | BM-1L-PTH |
| Lunch Box 3 Sekat | — | LB-3S |
| Rak Bumbu Putar | — | RB-PT |
| Tumbler Kopi 500ml | Hijau | TK-500-HJ |
| Tumbler Kopi 500ml | Krem | TK-500-KR |
Polanya terlihat dari kodenya: BM untuk botol minum, 1L untuk ukurannya, HTM untuk warnanya. Orang gudang bisa menebak isi kode tanpa membuka daftar, dan barang baru — misalnya Botol Minum 750 ml — tinggal mengikuti pola: BM-750-HTM.
Aturan praktis membuat SKU#
Unik. Satu kode untuk satu barang yang dihitung terpisah. Jangan pernah memakai ulang kode barang yang sudah berhenti dijual untuk barang lain — riwayat lama akan tercampur.
Sependek mungkin, tapi tetap terbaca. Kode panjang lebih mudah salah ketik. Dua sampai empat bagian biasanya cukup.
Tanpa spasi dan tanpa karakter khusus. Cukup huruf, angka, dan tanda hubung. Spasi di akhir kode sering tak terlihat, padahal membuat
BM-1L-HTMdanBM-1L-HTMdianggap dua kode berbeda.Hindari karakter yang mirip. Huruf O dan angka 0, huruf I dan angka 1 mudah tertukar saat dibaca atau diketik ulang.
Huruf kapital yang konsisten. Pilih satu gaya — misalnya semua kapital — dan patuhi. Sebagian alat membedakan huruf besar dan kecil.
Jangan memasukkan informasi yang bisa berubah. Harga, tanggal masuk, atau nama pemasok tidak pantas ada di kode. Saat harga naik, kodenya tidak boleh ikut berubah.
Jangan diawali angka nol. Excel dan Google Sheets sering membuang nol di depan angka, sehingga
0125berubah menjadi125. Mulai kode dengan huruf, atau pastikan kolomnya diformat sebagai teks.
SKU induk dan SKU variasi#
Banyak listing marketplace berisi satu produk dengan beberapa variasi — warna, ukuran, atau motif. Untuk itu ada dua tingkat kode:
SKU induk menandai produknya secara umum, misalnya
BM-1Luntuk seluruh keluarga Botol Minum 1L.SKU variasi menandai setiap variasi yang stoknya dihitung sendiri:
BM-1L-HTM,BM-1L-PTH.
Yang memotong stok adalah SKU variasi, karena pembeli selalu membeli satu variasi tertentu. Di Shopee, kode produk dan kode tiap variasi diisi di formulir produk saat variasi diaktifkan; di TikTok Shop, setiap SKU punya kolom Seller SKU sendiri. Apa pun nama kolomnya di formulir, pastikan setiap variasi terisi kode yang sama dengan catatan stokmu — variasi tanpa kode akan muncul di file ekspor dengan kolom SKU kosong.
Memakai SKU yang sama di Shopee dan TikTok Shop#
Aturan emasnya: barang yang sama, kode yang sama, di semua toko. Saat membuat listing baru di marketplace mana pun, salin SKU dari daftar barangmu — jangan mengetik kode baru.
Untuk listing lama yang telanjur memakai kode berbeda, ada dua pilihan:
Seragamkan kodenya di Seller Center. Ini paling bersih untuk jangka panjang, tapi lakukan bertahap, misalnya mulai dari barang yang paling laku.
Catat pemetaannya dalam tabel: kode di marketplace → SKU gudang. Tabel ini dipakai setiap kali pesanan direkap.
| Marketplace | Kode di listing | SKU gudang |
|---|---|---|
| Shopee | BTL-HITAM-1L | BM-1L-HTM |
| TikTok Shop | botolminum1lt | BM-1L-HTM |
| TikTok Shop | RAKBUMBU-PUTAR-HTM | RB-PT |
Dengan tabel seperti ini, rekap tetap bisa dijumlahkan per SKU gudang walau kode di listing belum seragam. Cara memakainya di spreadsheet ada di panduan rekap pesanan Shopee dan TikTok Shop di Excel.
Paket dan bundel#
Paket adalah satu listing yang berisi beberapa barang, misalnya "Paket Bekal" berisi satu Lunch Box 3 Sekat dan satu Botol Minum 1L hitam. Kesalahan paling umum adalah memberi paket stok sendiri yang terpisah dari isinya. Akibatnya, paket terus terjual walau botolnya sudah habis dijual satuan.
Cara yang benar: beri paket kode listing sendiri, lalu catat komponennya:
| Kode paket | Komponen | Jumlah per paket |
|---|---|---|
| PAKET-BEKAL-2IN1 | LB-3S | 1 |
| PAKET-BEKAL-2IN1 | BM-1L-HTM | 1 |
Setiap paket yang terjual mengurangi stok kedua komponennya. Stok paket yang boleh ditampilkan mengikuti komponen yang paling sedikit: kalau Lunch Box tersisa 14 dan Botol Minum hitam tersisa 9, paket yang bisa dijual paling banyak 9.
Kesalahan umum#
SKU dibiarkan kosong di sebagian variasi, sehingga baris pesanannya tak bisa dicocokkan ke stok.
Satu kode untuk beberapa variasi, misalnya
BM-1Luntuk semua warna. Stok warna yang berbeda jadi tak bisa dibedakan.Kode memuat nama pemasok atau harga, lalu harus diganti saat pemasok atau harga berubah.
Spasi, titik, atau garis miring di dalam kode yang kemudian tak cocok saat dicari.
Paket diberi stok sendiri tanpa daftar komponen.
Daftar periksa#
Setiap barang yang stoknya dihitung terpisah punya satu SKU unik.
Polanya tertulis dalam kamus singkatan yang dipakai seluruh tim.
Kode hanya berisi huruf kapital, angka, dan tanda hubung, tanpa nol di depan.
Setiap variasi di Shopee dan TikTok Shop terisi SKU yang sama dengan catatan stok.
Listing lama yang kodenya berbeda tercatat di tabel pemetaan.
Setiap paket punya daftar komponen beserta jumlahnya.
Ringkasan#
SKU adalah kode unik milikmu sendiri untuk setiap barang yang stoknya dihitung terpisah — berbeda dari ID produk marketplace dan barcode.
Pola kategori – ukuran – varian membuat kode mudah dibaca dan mudah diperluas.
Pakai kode yang sama di Shopee dan TikTok Shop; untuk listing lama, catat pemetaannya.
Paket dicatat sebagai daftar komponen, bukan barang dengan stok sendiri.
Mengelola SKU di Ospro#
Di Ospro, setiap barang dan variasinya tercatat di tabel Varian dengan SKU-nya, dan tabel Channel Mapping menyimpan pemetaan kode listing marketplace ke barang — termasuk satu kode listing yang dipetakan ke beberapa komponen untuk paket. Saat file ekspor pesanan diimpor, baris dengan kode yang belum dikenal tidak dibuang: ia ditahan dan muncul di daftar kerja Channel Mapping, lalu diproses ulang otomatis begitu kodenya dipetakan.
Batasnya: Ospro belum tersambung ke marketplace lewat API, jadi pesanan masuk dari file ekspor Seller Center yang kamu unggah. Lihat juga rekap pesanan marketplace di Ospro.